Distannak Lampura Bangun 25 Sumur Bor
Sabtu, 10 Okt 2015

UPAYA mengatasi kekeringan dilakukan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Lampung Utara dengan membangun 25 unit sumur bor serta siring irigasi. Pembangunan tersebar pada beberapa kecamatan. Yakni Bungamayang, Abung Timur, Abungsurakarta, Abungsemuli, Abung Selatan, Kotabumi Utara, dan Abung Tengah.

Kepala Distannak Lampura Sofyan mengatakan, saat ini dua sumur sudah selesai. Lainnya masih dalam proses. ”Kita terus memonitor pembangunan infrastruktur pengairan ini,” kata Sofyan yang saat dihubungi kemarin (8/10), masih berada di Kecamatan Bungamayang.

Dilanjutkan, sumur tersebut untuk mengairi ratusan hektare sawah. ”Untuk pembangunan sumur bor, titik lokasi diserahkan kepada kelompok tani. Karena mereka yang akan mengelola infrastruktur pengairan tersebut,” ujarnya.

Program pembangunan infrastruktur pengairan ini akan dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang. Apalagi hampir setiap tahun, Lampura mengalami krisis air akibat kekeringan. ”Untuk kegiatan kita, ditargetkan pada Desember mendatang semua selesai dan sudah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata dia.

Lebih jauh Sofyan mengungkapkan, saat ini seluruh satuan kerja, termasuk Distannak tengah melakukan monitoring program. Termasuk mengawasi pelaksanaan kegiatan aokasi dana desa (ADD) 2015. (ria/rnn/c1/ais)UPAYA mengatasi kekeringan dilakukan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Lampung Utara dengan membangun 25 unit sumur bor serta siring irigasi. Pembangunan tersebar pada beberapa kecamatan. Yakni Bungamayang, Abung Timur, Abungsurakarta, Abungsemuli, Abung Selatan, Kotabumi Utara, dan Abung Tengah.


Doa dan Aksi Keprihatinan Seniman Magelang atas Bencana Kabut Asap
Jumat, 9 Okt 2015

Puluhan orang yang berpakaian serba hitam tiba-tiba menangis histeris. Ada yang sambil menutup muka dengan masker, memegang dada, nafas mereka terengah-engah seolah tak bisa bernafas.


Tahun Depan Kawasan Terpadu Rusun Kemayoran Mulai Dikembangkan
Jumat, 9 Okt 2015

Pembangunan kawasan terpadu rumah susun (rusun) di Kemayoran, Jakarta, akan dimulai awal tahun depan. Hal tersebut didahului penandatanganan kesepakatan antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perum Perumnas dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo (Jakpro). 




Copyright © 2013 Dradiolampung.com 94.4 fm